Tampilkan postingan dengan label sungai lampion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sungai lampion. Tampilkan semua postingan

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #23



Episode 22 

LANGIT malam musim gugur itu tak berawan dan bulan yang masih muda nyaris tenggelam di antara sekian banyak bintang yang berkilau terang. Seorang laki-laki bertubuh besar berjubah biksu menyelinap keluar dari Kuil Bangau Putih. Setelah menutup pintu di belakangnya, ia bergerak tanpa suara ke arah jalan setapak yang sempit, menuju hutan pinus.

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #22



Episode 21

SEBUAH rombongan bergerak di bawah sengatan panas matahari. Dua tandu tertutup dlikuti sepuluh gerobak yang ditarik oleh sapi dan masing-masing dikawal oleh enam orang.

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #21



BAGIAN III

Episode 20

PARA tukang masak kerajaan sedang melakukan persiapan untuk suatu perjamuan besar. Saat itu merupakan hari kelima setelah Pesta Bulan untuk orang-orang Cina, yang sebagaimana biasanya tidak dirayakan oleh orang-orang Mongol di Da-du, meskipun hidangan kepiting dari kota Yin-tin toh mereka nikmati. Kilau Bintang bangga karena selama dua tahun terakhir ini, semua kepiting krisan sampai dalam keadaan hidup.

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #20



Episode 19

1348

SEMENTARA Khan dan favoritnya, Kilau Bintang, menikmati udara musim semi di Da-du, desir angin hangat bertiup melintasi kota Yin-tin, membelai dahan-dahan lentur tanaman yangliu dengan sentuhan lembut.

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #19



Episode 18

PEDANG DAHSYAT tidak menyukai daerah Cina Selatan. Terlalu panas dan padat bagi seorang Mongol. Ia dapat membasmi habis penduduknya serta membuat daerah itu berkesan lebih terbuka, namun ia tak dapat mengubah cuacanya. Ia juga amat merindukan kakaknya, Shadow Tamu serta adiknya, Kilau Bintang, yang masih tetap menjadi favorit Khan yang Agung. Pedang Dahsyat ingin kembali ke Da-du agar dapat lebih sering berkumpul dengan mereka.

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #18



Episode 17

WALI KOTA Lu belum lama pulih dari sakit, sehingga ia tak mampu menghadiri pesta Gubernur Mongol yang diselenggarakan untuk menghormati Panglima Jenderal Pedang Dahsyat. Karena itu Lu-lah yang mewakilinya. Saat pesta usai, malam sudah larut. Tandu tertutup yang mengusungnya bergerak perlahan di bawah curahan hujan deras, dan akhirnya mereka sampai di sawah dekat sungai.

Ching Yun Bezine - Sungai Lampion #17



Episode 16

PARA pekerja mengangkat tajak mereka tinggi-tinggi. Suara yang ditimbulkan oleh kesibukan mereka menggali menyaingi debur ombak Sungai Yangtze. Pengerjaan Kanal Chi-chou sudah mencapai tahap akhir. Begitu jaringan antara Sungai Yangtze dan Kuning terjalin, orang-orang ini akan bebas.